Sponsor

Profil Dosen

Klik Untuk Baca Lebih Banyak »

Postingan Terbaru

Soal Latihan UTS/UAS e-Commerce

Ditulis Oleh Reza Pahlevi pada 13 November 2016 | 20:13 WIB

AnakUnindra - السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه Pada kali ini kita akan membagikan e-book UTS/UAS silahkan dipelajari. Semoga materi ini keluar ya.

 Soal Latihan UTS/UAS e-Commerce


Soal :

1. Jelaskan dan sebutkan sistem pemilihan dan pengembangan produk dalam e-commerce!

2. Jelaskan dan sebutkan sistem transaksi serta pembayaran dalam e-commerce.

3. Sebutkan dan jelaskan tindakan kriminal yang terkait dalam e-commerce serta aspek hukum didalamnya.


Untuk jawaban lengkapnya silahkan unduh dahulu Latihan UAS/UTS e-Commerce ini. Terima Kasih semoga bermanfaat.

Terima Kasih Sudah Membaca Silahkan dibagikan

Ciri Beserta Tujuan Seseorang Berwirausaha

AnakUnindra - السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه Pada kali ini kita akan membahas Ciri Beserta Tujuan Seseorang Berwirausaha. Entrepreneur atau kewirausahaan adalah merupakan proses menciptakan sesuatu yang berbeda dengan mengabdikan seluruh waktu dan tenaganya disertai dengan menanggung resiko keuangan, kejiwaan, sosial, dan menerima balas jasa dalam bentuk uang dan kepuasan pribadinya.

Pengertian kewirausahaan menurut Norman M. Scarborough dan Thomas W. Zimmerer (1993:5) adalah:
    “An entrepreuneur is one who creates a new business in the face of risk and uncertainty for the perpose of achieving profit and growth by identifying opportunities and asembling the necessary resourses to capitalize on those opportunuties”.


Bagaimana, anda sudah mengerti tentang apa pengertian wirausaha dan kewirausahaan? Kalau begitu kita beranjak ke apa ciri ciri wirausaha dan tujuan kewirausahaan itu


Enterpreneur via (https://i.ytimg.com)

Ciri ciri Wirausaha 


Seseorang dikatakan wirausaha sudah tentu memenuhi definisi wirausaha itu sendiri, untuk lebih jelasnya silahkan dibaca  ciri ciri wirausaha dibawah ini:

1. Memiliki keberanian mempunyai daya kreasi

Seorang wirausaha haruslah memiliki keberanian dalam memiliki daya kreasi atau tidak takut untuk bermimpi dan merencanakan. Segala ketakutan akan sia sia dalam bermimpi dan berencana haruslah dihilangkan. Setidaknya harus diingat STOP (Stop “berhenti, Think “berpikir”, Observation “Observasi” dan Plan “rencana”) apabila terjadi hal hal yang membuat ide tersebut tertunda atau mandek.

2. Berani mengambil risiko

Seseorang dikatakan wirausaha apabila memiliki sifat berani mengambil risiko, hal ini tentu saja harus sejalan dengan perencanaan yang sebelumnya telah dilakukan serta pengamatan yang dilakukannya terhadap ide yang dimilikinya.

3. Memiliki semangat dan kemauan keras

Seorang dapat dikatakan wirausaha selain berani mengambil risiko haruslah memiliki semangat dan kemauan yang keras untuk sukses

4. Memiliki analisis yang tepat

Seseorang dapat dikatakan wirausaha apabila memiliki pengetahuan yang tepat untuk membuat analisis yang tepat, diusahakan mendekati 100 % benar

5. Tidak konsumtif

Ini adalah penyakit untuk masa sekarang. Seorang wirausaha haruslah tidak konsumtif atau setidaknya, konsumsinya jauh lebih sedikit dari penghasilannya

6. Memiliki jiwa pemimpin

Jiwa pemimpin harus dimiliki seorang wirausaha. Dengan ini, mereka mampu mengembangkan usaha mereka menjadi lebih maju.

7. Berorientasi pada masa depan

Sudah jelas, bila anda seorang wirausaha yang inovatif dan kreatif dan memiliki ciri ciri wirausaha yang lain maka anda akan memiliki kemampuan ini
Pengertian Kewirausahaan dan Wirausaha Serta Ciri dan Tujuannya

Ciri ciri kewirausahawan yang handal dan profesional


    1. Yakin terhadap produk yang dimiliki
    2. Mengenal sangat banyak produknya
    3. Tidak berdebat dengan calon pelanggan
    4. Komunikatif dan negosiasi Ramah dalam pelayanan
    5. Santun Jujur dan berani
    6. Menciptakan transaksi

Tujuan berwirausaha


Berikut beberapa tujuan dari seorang wirausaha yang seharusnya:
  1. Berusaha dan bertekad dalam meningkatkan jumlah para wirausaha yang baik dengan kata lain ikut serta dalam mengader manusia manusia calon wirausaha untuk membangun jaringan bisnis yang lebih baik
  2. Ikut serta dalam mewujudkan kemampuan para wirausaha untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat dan Negaranya
  3. Ikut serta dalam menumbuhkan dan mengembangkan kesadaran serta orientasi kewirausahaan yang kokoh.
  4. Menyebarluaskan dan membuat budaya ciri ciri kewirausahaan disekitarnya terutama dalam masyarakat
  5. Mengembangkan dalam bentuk inovasi dan kreasi agar tercipta dinamika dalam kewirausahaan atau dunia bisnis sehingga kemakmuran dapat tercapai

Sekian artikel tentang Ciri Beserta Tujuan Seseorang Berwirausaha. Semoga bermanfaat

Referensi :
http://hariannetral.com

Terima Kasih Sudah Membaca Silahkan dibagikan

Definisi Kewirausahaan

AnakUnindra - السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه Kali ini kita akan membahas Definisi Kewirausahaan beserta pendapat dari ahlinya. Wirausaha dari segi etimologi berasal dari kata wira dan usaha. Wira, berarti pejuang, pahlawan, manusia unggul, teladan, berbudi luhur, gagah berani dan berwatak agung. Usaha, berarti perbuatan amal, berbuat sesuatu. 

Sedangkan Wirausahawan menurut Joseph Schumpeter (1934) adalah seorang inovator yang mengimplementasikan perubahan-perubahan di dalam pasar melalui kombinasi-kombinasi baru. Kombinasi baru tersebut bisa dalam bentuk : (1) memperkenalkan produk baru, (2) memperkenalkan metode produksi baru, (3) membuka pasar yang baru (new market), (4) memperoleh sumber pasokan baru dari bahan atau komponen baru, atau (5) menjalankan organisasi baru pada suatu industri.
Definisi atau pengertian kewirausahaan sebenarnya sangat beragam menurut beberapa pendapat. Akan tetapi makna dari pengertian kewirausahaan itu tidak jauh berbeda. Kewirausahaan adalah sikap, jiwa, dan kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru yang sangat bemilai dan berguna bagi dirinya dan orang lain.

Kewirausahaan merupakan sikap mental dan jiwa yang selalu aktif, kreatif, berdaya, bercipta, berkarsa dan bersahaja dalam berusaha dalam rangka meningkatkan pendapatan dalam kegiatan usahanya atau kiprahnya. Seseorang yang memiliki jiwa dan sikap wirausaha selalu tidak puas dengan apa yang telah dicapainya.

Dari waktu ke waktu, hari ke hari, minggu ke minggu selalu mencari peluang untuk meningkatkan usaha dan kehidupannya. Ia selalu berkreasi dan berinovasi tanpa berhenti, karena dengan berkreasi dan berinovasi semua peluang dapat diperolehnya. Wirausaha adalah orang yang terampil memanfaatkan peluang dalam mengembangkan usahanya dengan tujuan untuk meningkatkan kehidupannya. Istilah wirausaha dan wiraswasta sering digunakan secara bersamaan, walaupun memiliki substansi yang agak berbeda.

Wirausaha via (http://enviroeducation.com)

Definisi Wirausaha Menurut Para Ahli


Pengertian kewirausahaan menurut Ahmad Sanusi (1994) 
Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diwujudkan dalam perilaku yang dijadikan sumber daya, tenaga penggerak, tujuan, siasat, kiat, proses, dan hasil bisnis.

Pengertian kewirausahaan menurut bapak Soeharto Prawiro (1997) adalah 
Suatu nilai yang dibutuhkan untuk memulai usaha dan mengembangkan usaha.

Pengertian kewirausahaan menurut Drucker (1959) bahwa 
Kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda 

Pengertian kewirausahaan menurut Zimmerer (1996)
Suatu proses penerapan kreativitas dan keinovasian dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan usaha

Pengertian kewirausahaan menurut Siswanto Sudomo (1989)

Kewirausahaan atau entrepreneurship adalah segala sesuatu yang penting mengenai seorang wirausaha, yakni orang yang memiliki sifat bekerja keras dan berkorban, memusatkan segala daya dan berani mengambil risiko untuk mewujudkan gagasannya



Wirausaha dan Enterpreneur


Setelah anda mengetahui tentang pengertian kewirausahaan, maka sudah barang tentu anda tahu apa arti wirausaha itu sendiri. Hal itu karena pengertian wirausaha sederhananya adalah orang yang menjalankan wirausaha itu sendiri. Berikut tiga ahli yang memberikan tanggapan tentang apa pengertian wirausaha atau entrepreneur itu.
  1. Wirausaha atau enterpreneur adalah orang yang memiliki kemampuan melihat dan menilai kesempatan kesempatan bisnis mengumpulkan sumber sumber daya yang dibutuhkan guna mengambil keuntungan daripadanya serta mengambil tindakan yang tepat, guna memastikan kesuksesan (Geoffrey G. Meredit et ak, 1995)
  2. Enterpreneur atau wirausaha adalah seseorang yang mengambil risiko yang diperlukan untuk mengorganisasikan dan mengelola suatu bisnis menerima imbalan jasa berupa profit nonfinancial (Skinner, 1992).
  3. Wirausaha atau entrepreneur adalah orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan koordinasi, organisasi dan pengawasan. Wirausaha memiliki pengetahuan yang luas tentang lingkungan dan membuat keputusan keputusan tentang lingkungan usaha, mengelola sejumlah modal dan menghadapi ketidakpastian untuk meraih keuntungan (Say, 1996).
Dari beberapa pernyataan tersebut dapat disimpulkan bahwa pengertian kewirausahaan adalah sebuah proses mengkreasikan dengan menambahkan nilai sesuatu yang dicapai melalui usaha keras dan waktu yang tepat dengan memperkirakan dana pendukung, fisik, resiko sosial, dan akan menerima reward berupa keuangan dan kepuasan serta kemandirian personal.

Sekian materi hari ini semoga bermanfaat ya kawan.

Referensi :
http://ilmuakuntansi.web.id
http://hariannetral.com

Terima Kasih Sudah Membaca Silahkan dibagikan

Definisi e-Commerce

AnakUnindra - لسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه Pada artikel kali ini kita akan membahas Definisi e-Commerce. E-commerce merupakan singkatan dari Elektronic Commerce. Istilah e-commerce dapat saja diartikan berbeda-beda oleh setiap orang, yang penting untuk dimengerti adalah persamaan-persamaannya. 
E-commerce melibatkan lebih dari satu perusahaan, dan dapat diaplikasikan hampir di setiap jenis hubungan bisnis. E-Commerce sendiri merupakan kegiatan bisnis yang dijalankan secara elektronik melalui suatu jaringan (biasanya internet) dan komputer atau kegiatan jual – beli barang atau jasa (atau mentransfer uang) melalui jalur komunikasi digital. E-commerce merupakan prosedur berdagang atau mekanisme jual-beli di internet dimana pembeli dan penjual dipertemukan di dunia maya. E-commerce juga dapat didefinisikan sebagai suatu cara berbelanja atau berdagang secara online atau direct selling yang memanfaatkan fasilitas Internet dimana terdapat website yang dapat menyediakan layanan “get and deliver“.


e-Commerce


Definisi e-Commerce Menurut Para Ahli


Definisi E-Commerce menurut Laudon & Laudon (1998), E-Commerce adalah suatu proses membeli dan menjual produk-produk secara elektronik oleh konsumen dan dari perusahaan ke perusahaan dengan computer sebagai perantara transaksi bisnis.

 

E-Commerce atau yang biasa disebut juga dengan istilah Ecom atau Emmerce atau EC merupakan pertukaran bisnis yang rutin dengan menggunakan transmisi Electronic Data Interchange (EDI), email, electronic bulletin boards, mesin faksimili, dan Electronic Funds Transfer yang berkenaan dengan transaksi-transaksi belanja di Internet shopping, Stock online dan surat obligasi, download dan penjualan software, dokumen, grafik, musik, dan lain-lainnya, serta transaksi Business to Business (B2B). (Wahana Komputer Semarang 2002).



Sedangkan definisi E-Commerce menurut David Baum (1999, pp. 36-34) yaitu: E-Commerce is a dynamic set of technologies, applications, and bussines process that link enterprises, consumers, and communities through electronics transactions and the electronic exchange of goods, services, and informations.



Diterjemahkan oleh Onno. W. Purbo: E-Commerce merupakan satu set dinamis teknologi, aplikasi, dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan, konsumen, dan komunitas tertentu melalui transaksi elektronik dan perdagangan barang, pelavanan, dan informasi yang dilakukan secara elektronik.

Tujuan dari aplikasi e-commerce


Orang yang ingin membeli barang atau transaksi lewat internet hanya membutuhkan akses internet dan interface-nya menggunakan web browser. Menjadikan portal e-commerce / e-shop tidak sekedar portal belanja, tapi menjadi tempat berkumpulnya komunitas dengan membangun basis komunitas, membangun konsep pasar bukan sekedar tempat jual beli dan sebagai pusat informasi (release, product review, konsultasi, etc)

Pengelolaan yang berorientasi pada pelayanan, kombinasi konsepsi pelayanan konvensional dan virtual : Responsif (respon yang cepat dan ramah), Dinamis, Informatif dan komunikatif. Informasi yang up to date, komunikasi multi-arah yang dinamis. Hal yang perlu diperhatikan bagi penjual melalui e-commerce adalah:

  1. Prouduk yang ditawarkan.
  2. Harga yang bersaing dengan penjual lain.
  3. Variasi produk.
  4. Pelayanan terhadap pelanggan.
  5. Kualitas yang baik atau bahkan lebih unggul dari penjual lain.

JENIS-JENIS BISNIS DALAM E-COMMERCE :

  1. Business to Business (B2B)
  2. Business to Costumer (B2C)
  3. Costumer to Costumer (C2C)
  4. Government to Nation (G2N)
Karakteristik dari masing-masing jenis bisnis e-commerce :

  • Business to Business, karakteristiknya:
  1. Trading partners yang sudah saling mengetahui dan antara mereka sudah terjalin hubungan yang berlangsung cukup lama.
  2. Pertukaran data dilakukan secara berulang-ulang dan berkala dengan format data yang telah disepakati bersama.
  3. Salah satu pelaku tidak harus menunggu rekan mereka lainnya untuk mengirimkan data.
  4. Model yang umum digunakan adalah peer to peer, di mana processing intelligence dapat didistribusikan di kedua pelaku bisnis.

  • Business to Consumer, karakteristiknya:
  1. Terbuka untuk umum, di mana informasi disebarkan secra umum pula.
  2. Servis yang digunakan juga bersifat umum, sehingga dapat digunakan oleh orang banyak.
  3. Servis yang digunakan berdasarkan permintaan.
  4. Sering dilakukan sistim pendekatan client-server. (Onno W. Purbo & Aang Arif. W; Mengenal E-Commerce, hal 4-5)

SPESIFIKASI SISTEM UNTUK MENGIMPLEMENTASIKAN ECOMMERCE :


  1. Insfrastruktur system distribusi (flow of good)
  2. Insfrastruktur pembayaran (flow of money)
  3. Infrastruktur system informasi (flow of information)

MANFAAT YANG DIANTISIPASI DARI PERDAGANGAN MELALUI JARINGAN ELEKTRONIK :


  1. Pelayanan pelanggan yang lebih baik.
  2. Hubungan dengan pemasok dan masyarakat keuangan yang lebih baik.
  3. Pengembangan atas investasi pemegang saham dan pemilik yang meningkat.

Referensi :

http://jurnal-sdm.blogspot.co.id
http://siunindra.blogspot.co.id

Terima Kasih Sudah Membaca Silahkan dibagikan

Definisi Jaringan Komputer

Ditulis Oleh Syifa pada 12 November 2016 | 20:19 WIB

AnakUnindra - السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه Pada kali ini kita akan membahas Definisi Jaringan Komputer. Menurut Wikipedia Jaringan komputer (jaringan) adalah jaringan telekomunikasi yang memungkinkan antar komputer untuk saling bertukar data. Tujuan dari jaringan komputer adalah agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server). Desain ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.



Jaringan Komputer © (http://pccomprepairinc.com)



Dua buah komputer yang masing-masing memiliki sebuah kartu jaringan, kemudian dihubungkan melalui kabel maupun nirkabel sebagai medium transmisi data, dan terdapat perangkat lunak sistem operasi jaringan akan membentuk sebuah jaringan komputer yang sederhana. Apabila ingin membuat jaringan komputer yang lebih luas lagi jangkauannya, maka diperlukan peralatan tambahan seperti Hub, Bridge, Switch, Router, Gateway sebagai peralatan interkoneksinya.

Jaringan Komputer Menurut Para Ahli

Tentunya sejarah jaringan komputer ini cukup panjang untuk ditelusuri, dengan mengetahui sejarah dari jaringan komputer ini dapat membuka wawasan rekan-rekan dalam ilmu teknologi terlebih pada komputer. Disinilah peranan penting dari manfaat mempelajari ilmu komputer yang dapat berguna dalam kehidupan sehari-hari.

Sebenarnya apa yang dimaksud dengan jaringan komputer ? Untuk lebih memahami tentang pengertian dan juga hal-hal penting mengenai jaringan komputer, maka berikut ini adalah beberapa pengertian jaringan komputer menurut para ahli. Diantaranya adalah :

1. Tanenbaum (2000:2) 

Jaringan Komputer merupakan kumpulan dari perangkat keras dan lunak di dalam suatu sistem yang memiliki aturan tertentu untuk mengatur seluruh anggotanya dalam melakukan aktivitas komunikasi.

2. Melwin Syafrizal (AMIKOM Yogyakarta)

Jaringan Komputer yaitu himpunan "interkoneksi" antara 2 komputer autonomous
atau lebih yang terhubung dengan media transmisi kabel atau tanpa kabel (wireless).
Sumber: (http://www.weblog.web.id/2012/09/pengertian-jaringan-komputer-menurut.html)

3. Izaas el Said (pakar jaringan komputer)

Pengertian Jaringan Komputer adalah Sebuah sistem di mana komputer yang terhubung untuk berbagi informasi dan sumber daya.

4. Madcoms

Jaringan Komputer adalah kumpulan dari beberapa komputer dan peralatan penunjang lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan dan saling terkoneksi.

5. Techi Wire House

Pengertian Jaringan komputer adalah kumpulan dua atau lebih komputer yang terhubung.

6. Kamus Besar dan Pakar

Pengertian Jaringan komputer merupakan sekelompok dari dua atau lebih sistem komputer yang dihubungkan bersama-sama.

7. Abdul Kadir (2003:415)

Jaringan Komputer adalah hubungan dua buah simpul (umumnya berupa komputer) atau lebih yang tujuan utamanya adalah untuk melakukan pertukaran data.


8. Todd Lamle (2012:2)

Jaringan komputer adalah dua atau lebih komputer yang terhubung dan dapat membagi data, aplikasi, peralatan komputer, dan koneksi internet atau beberapa kombinasi itu.
 
9.  Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), jaringan komputer merupakan sekelompok dari dua atau lebih sistem komputer yang dihubungkan bersama-sama.

Mudah-mudahan artikel ini bermanfaat. Sekian

Referensi :
https://id.wikipedia.org
http://wantoweb.blogspot.co.id
http://www.nesabamedia.com

Terima Kasih Sudah Membaca Silahkan dibagikan

Unduh Pemrograman Turbo Pascal x86

AnakUnindra - السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه Pada postingan kali ini saya mau membahas tentang sebuah program yang bisa dibilang awal dari semester 1 waktu dikampus, yaitu Turbo Pascal. Pada postingan kali ini saya akan membagikan editor Turbo Pascal kepada rekan-rekan sekalian yang telah saya paketkan menjadi sebuah single installer.

Sebenarnya jika rekan-rekan sekalian ingin mendapatkan program ini bisa melalui lab pada saat praktek Pemograman 1. Tetapi jika rekan-rekan ingin belajar lebih lanjut ataupun lebih menguasai agar pada saat nanti praktek di lab sehingga membuat rekan-rekan merasa lebih paham silahkan saja.
Baiklah ada beberapa hal yang harus rekan-rekan perhatikan untuk memulai menggunakan Turbo Pascal. Pertama Turbo Pascal masih berjalan dibawah DOS sehingga hanya sistem operasi lama yang bisa berjalan seperti windows 98/2000/Millenium[ME]/XP. Saya sudah mencoba pada windows 7 x64 akan tetapi selalu tidak bisa sedangkan untuk windows 7 x86 masih bisa berjalan dengan baik. Untuk solusi pada windows 7/8/10 bisa membaca pada dosbox untuk pascal pada windows 7.

Kedua pastikan sistem operasi windows rekan-rekan 32-bit/x86 based. Karena jika x64/64-bit sudah dipastikan tidak akan berjalan dengan baik. Sedangkan untuk linux yang setara dengan windows XP adalah Ubuntu versi 9.10 yang rilis tahun 2009 dengan menggunakan WINE. Setahu saya mayoritas di unindra menggunakan OS Windows mungkin hanya beberapa orang yang menggunakan linux.
Ketiga pastikan rekan-rekan telah mengunduh terlebih dahulu installernya, pastikan juga komputer rekan-rekan telah terinstall winrar/winzip kemudian ikuti gambar dibawah ini :

Pastikan rekan-rekan sudah mengunduh Turbo Pascal x86. Kemudian ikuti langkah-langkah dibawah ini :

1. Setelah mengunduh silahkan 'ekstrak' terlebih dahulu


2. Kemudian masukkan passwordnya yang sudah disediakan didalam paket file unduhan


3. Kemudian pastikan klik file yang sudah ditandai


4. Kemudian klik 'next' sesuai dengan instruksi yang diberikan


5. Tunggu proses instalasi hingga selesai


6. Jika sudah mendapatkan pesan ini berarti instalasi sudah selesai.


Jika rekan-rekan mau mengganti icon seperti di lab komputer dikampus, rekan-rekan bisa membaca artikel mengganti shortcut icon pascal. Untuk selanjutnya rekan-rekan bisa membaca pengenalan GUI Pascal. Terima kasih sudah mau membaca postingan kali ini.
Semoga artikel ini bermanfaat.



Terima Kasih Sudah Membaca Silahkan dibagikan

Definisi Sistem Informasi (Analisa dan Perancangan) Menurut Para Ahli

AnakUnindra - السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه Pada hari ini kita akan membahas Pengertian Analisa Dan Perancangan Sistem Informasi. Mari kita jabarkan dahulu arti dari masing-masing kalimat. Sistem adalah suatu kelompok elemen yang berinteraksi atau saling tergantung secara teratur yang membentuk satu kesatuan menuju  pencapaian suatu  tujuan. Setiap sistem harus memiliki paling sedikit tujuh elemen yang saling bekerjasama agar mencapai tujuan dari sistem  itu.



Sistem informasi adalah sebuah disiplin baru yang belum sepenuhnya mapan, seperti disiplin matematika atau ekonomi. Karenanya, sebelum membahas tentang metodologi penelitian sistem informasi, pengetahuan dan pemahaman tentang lingkup kajian bidang sistem informasi sangat diperlukan. Pengetahuan ini akan memberikan perspektif yang lebih luas dalam memandang hubungan antara disiplin sistem informasi dengan disiplin yang lain.

Sedangkan Analisis/Analisa adalah suatu kegiatan dalam mempelajari serta mengevaluasi suatu bentuk permasalahan atau kasus yang terjadi. Sedangkan Perancangan adalah suatu kegiatan membuat desain teknis berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan pada kegiatan analisis.

Definisi Sistem Informasi (Analisa dan Perancangan) Menurut Para Ahli


Menurut Mcleod (2001, p88), analisa sistem adalah penelitian suatu sistem yang telah ada dengan tujuan untuk merancang sistem baru atau diperbaharui. 

Sedangkan menurut Jeffrey L. Whitten, (2004, p165-166), analisa sistem adalah teknik pemecahan masalah dengan cara memecahkan sistem ke dalam komponen-komponen dengan tujuan mempelajari komponen tersebut bekerja dan berinteraksi untuk menyelesaikan tujuan mereka. 


Perancangan sistem merupakan pelengkap dari analisa sistem ke dalam suatu sistem yang utuh dengan tujuan mendapatkan sistem yang lebih baik. Sistem adalah seperangkat elemen-elemen yang terdiri atas manusia, mesin atau alat dan prosedur serta konsep-konsep yang dihimpun menjadi satu guna mencapai tujuan bersama.


Ada enam tahap analisis sistem:
  1. Mengumumkan penelitian sistem. Ketika perusahaan menerapkan sistem baru, manajemen bekerja sama dengan pekerja perihal sistem baru tersebut.
  2.  Mengorganisasikan tim proyek.
  3. Mendefinisikan kebutuhan informasi. Melalui wawancara perorangan, pengamatan, pencarian catatan dan survey.  
  4. Mendefinisikan kriteria kinerja sistem Setelah kebutuhan informasi manajer didefinisikan, langkah selanjutnya adalah menspesifikasi secara tepat apa yang harus dicapai oleh sistem.
  5. Menyiapkan usulan rancangan  Analisa sistem memberikan kesempatan bagi para manajer untuk membuat keputusan terusan atau hentikan untuk kedua kalinya. 
  6. Menyetujui atau menolak rancangan proyek Manajer dan komite pengarah sistem informasi manajemen mengevaluasi usulan rancangan dan menentukan apakah memberi persetujuan atau tidak.

Sedangkan menurut McLeod (2001, p238), perancangan sistem adalah penentuan proses dan data yang diperlukan oleh sistem baru, jika sistem itu berbasis komputer, perancangan dapat menyertakan spesifikasi peralatan yang akan digunakan.



Tahap perancangan sistem :
  1. Menyiapkan rancangan sistem yang terinci. Analis bekerjasama dengan pemakai dan mendokumentasikan rancangan sistem baru dengan alat-alat yang dijelaskan dalam modul teknis.
  2. Mengidentifikasikan berbagai alternatif sistem. Analis harus mengidentifikasikan konfigurasi peralatan komputer yang akan memberikan hasil terbaik bagi sistem untuk menyelesaikan pemrosesan.
  3. Mengevaluasi berbagai alternatif konfigurasi sistem. Analis bekerjasama dengan manajer mengevaluasi berbagai alternatif. Alternatif yang dipilih adalah yang paling memungkinkan subsistem memenuhi kriteria kinerja, dengan kendala-kendala yang ada.
  4. Memilih konfigurasi terbaik. Analis mengevaluasi konfigurasi subsistem dan menyesuaikan dengan kombinasi peralatan sehingga semua subsistem menjadi satu konfigurasi tunggal. Setelah selesai analis membuat rekomendasi kepada manajer untuk disetujui.
  5. Menyiapkan usulan penerapan. Analis menyiapkan ikhtisar tugas-tugas penerapan yang harus dilakukan. 
  6. Menyetujui atau menolak penerapan sistem. Jika keuntungan yang diharapkan dari sistem melebihi biayanya, penerapan akan disetujui.

Dari kutipan-kutipan tersebut di atas, dapat disimpulkan bahwa perancangan sistem merupakan proses penerjemahan kebutuhan pemakai informasi ke dalam suatu rancangan untuk memenuhi kebutuhan pemakai dan memberi gambaran yang lebih jelas untuk dijadikan pertimbangan.

Fact-finding technique adalah teknik yang digunakan untuk menguraikan semua perkembangan siklus tetapi sangat kritis dalam keperluan fase analisis.

Setelah fact finding diselesaikan tools seperti use cases data models, process models dan objects models akan digunakan dalam fakta dokumen dan akhirnya digambarkan melalui fakta-fakta tersebut (Bentley, 2004, p239)

Referensi :

http://pengertian-pengertian-info.blogspot.co.id
http://cocoreturn.blogspot.co.id

Terima Kasih Sudah Membaca Silahkan dibagikan

Materi Pemrograman

Klik Untuk Baca Lebih Banyak »

Materi Matematika

Klik Untuk Baca Lebih Banyak »

Materi Kewirausahaan

Klik Untuk Baca Lebih Banyak »

Materi Pendidikan Ilmu Sosial

Klik Untuk Baca Lebih Banyak »

Materi Teori Bahasa & Automata

Klik Untuk Baca Lebih Banyak »

Materi Keamanan Komputer

Klik Untuk Baca Lebih Banyak »

Materi Sistem Informasi

Klik Untuk Baca Lebih Banyak »

Materi Jaringan Komputer

Klik Untuk Baca Lebih Banyak »

Info Kampus

Klik Untuk Baca Lebih Banyak »

Rubrik Ngopi

Klik Untuk Baca Lebih Banyak »